1. Bagi anda alumni Diploma Teknik Sipil UGM klik disini
    Dismiss Notice
Dismiss Notice
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik seputar redaksional forum silahkan hubungi kami melalui email komunitasinsinyur@gmail.com Untuk pertanyaan teknis silahkan membuat thread

Share Cara Membuat Diagram Batang (Bar Chart)

Discussion in 'Manajemen Konstruksi' started by DONI, 10 February 2016.

  1. DONI

    DONI Moderator Staff Member

    Joined:
    5 February 2016
    Messages:
    289
    Likes Received:
    258
    Trophy Points:
    63
    Dalam proyek konstruksi diperlukan adanya penjadwalan proyek. Ada beberapa cara yang dapat digunakan, salah satunya dengan menggunakan diagram batang (bar chart). Penjadwalan proyek ini sangat penting karena mempengaruhi lamanya proyek tersebut. Apabila suatu proyek dapat diselesaikan dalam waktu 180 hari kalender. Namun karena tidak adanya penjadwalan yang bagus, proyek tersebut dapat mundur hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Metode ini tidak hanya digunakan untuk proyek dengan nilai proyek hingga milyaran rupiah, namun bisa juga diterapkan dalam pembangunan rumah sederhana. Berikut langkah-langkah bagaimana cara membuat barchart

    1. Buka file RAB dari postingan saya sebelumnya buka You have to login and like this post in order to see this link

    2. Hitung bobot tiap jenis pekerjaan dengan cara membagi harga pekerjaan dengan total harga kemudian dikalikan dengan 100 %. Contoh : untuk perhitungan pekerjaan persiapan, harga adalah Rp 42.188.844,26 dan jumlah Rp 308.151.449,85. Maka bobot untuk pekerjaan persiapan adalah 13,691%. Hitung hingga pekerjaan terakhir kemudian jumlahkan semua bobot pekerjaan. Apabila total bobot 100% maka perhitungan bobot sudah benar.

    3. Tentukan terlebih dahulu umur proyek tersebut. Pada contoh yang saya berikan diatas umur proyek adalah 1 tahun. Kemudian bagi bobot setiap jenis pekerjaan sesuai dengan kebutuhan. Contoh : pada pekerjaan persiapan, nilai bobot adalah 13,691%. Lalu saya menghendaki pekerjaan tersebut selesai dalam waktu 4 bulan. Jadi 13,691% dibagi dengan 4 bulan sehingga didapatkan nilai bobot 3,423 % per bulan. Lakukan seperti cara diatas hingga pekerjaan terakhir.

    Perlu dipahami bahwa pekerjaan selanjutnya tidak harus menunggu pekerjaan sebelumnya selesai karena ada target waktu yaitu umur proyek yang sudah ditentukan. Pada contoh yang saya berikan, Pekerjaan tanah dimulai pada bulan kedua dengan asumsi bahwa pekerjaan tanah dilakukan pada pekerjaan persiapan yang sudah selesai dilakukan selama 1 bulan. Namun ada juga yang dikerjakan bersamaan karena 2 pekerjaan tersebut tidak saling berhubungan seperti pekerjaan plesteran dinding dan pekerjaan kayu.

    4. Jika bobot sudah selesai dihitung hingga pekerjaan terakhir, jumlahkan bobot pada tiap bulan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bobot pekerjaan yang dikerjakan setiap bulan

    5. Terakhir jumlahkan secara kumulatif bobot tiap bulan.

    Silahkan buka contoh diagram batang yang sudah jadi You have to login and like this post in order to see this link

    sumber : You have to login and like this post in order to see this link

    bagaimana ada yang mau menambahkan? tambahkan dibawah ya :ting:
     
    Last edited: 22 March 2018
  2. myusufda

    myusufda New Member

    Joined:
    22 March 2018
    Messages:
    5
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    maaf link mati
     
  3. DONI

    DONI Moderator Staff Member

    Joined:
    5 February 2016
    Messages:
    289
    Likes Received:
    258
    Trophy Points:
    63
    Cek lagi pak sudah diganti link nya :malu:
     
  4. myusufda

    myusufda New Member

    Joined:
    22 March 2018
    Messages:
    5
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    terima kasih atas filenya..
    hanya yang saya maksud jadwal bahan alat serta tenaga, bar chart
    file yang anda kasih hampir mirip time schedule ..
    mohon pengertiannya.. terima kasih..
     
  5. DONI

    DONI Moderator Staff Member

    Joined:
    5 February 2016
    Messages:
    289
    Likes Received:
    258
    Trophy Points:
    63
    Iya pak time schdule/penjadwalan proyek. Prinsipnya saya rasa sama, file diatas tinggal diganti saja item nya menjadi alat, bahan, tenaga kapan di mobilisasi dan demobilisasi. Bukan begitu pak?
     
  6. myusufda

    myusufda New Member

    Joined:
    22 March 2018
    Messages:
    5
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    kurang tahu juga bapak, soalnya saya kebingungan untuk membuat model bar chartnya, untuk time schedule saya sudah bisa.
    Jadi apakah untuk jadwal bahan alat serta tenaga nilai valuenya diperlihatkan, serta jumlah bobotnya juga ?
    untuk diagram yang bapak buat saya lihat bar chart tidak ada index / link , apa memang harus membuat secara manual bar chart tersebut?

    sebelumnya terimakasih atas masukannya bapak..
     
    DONI likes this.
  7. DONI

    DONI Moderator Staff Member

    Joined:
    5 February 2016
    Messages:
    289
    Likes Received:
    258
    Trophy Points:
    63
    memang excel diatas dibuat manual pak, tidak saling nge link. kalau ingin yg otomatis mgkn bisa pakai microsoft project pak.
    sebetulnya contoh excel diatas bisa dikatakan hanya pembelajaran saja, namun prinsip pembuatan barchart tersampaikan melalui contoh diatas (saya jelaskan per poin)

    apakah yang bapak cari kapan demob dan demob alat, bahan, dan tenaga? :hmm2: kalau iya sepertinya tidak bisa pakai bar chart diatas. Bar chart diatas tujuannya untuk mencari berapa bobot pekerjaan tiap bulan yang harus dicapai hingga mencapai 100% diakhir waktu proyek.

    mungkin ada yang lain yang master dalam pembuatan bar chart bisa menambahkan. sebelumnya terima kasih pak @myusufda sharingnya :salaman:
     
    myusufda likes this.
  8. myusufda

    myusufda New Member

    Joined:
    22 March 2018
    Messages:
    5
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Terima kasih banyak bapak @DONI atas sharingnya
     

Share This Page